Morut-Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan 300 paket sembako untuk para Lanjut Usia (Lansia) yang ada di Desa Po’ona dan Lembobelala. Jelang Perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.
PT Oddell Indonesia kembali memberikan bantuan dana ke 14 Gereja yang ada di 6 Desa di Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut), sebagai wujud kepedulian dan komitmen positif mereka, dalam mendukung kelancaran proses pelayanan yang ada di Jemaat, Kamis (11/12/2025).
Adapun rincian pembagian dana untuk 14 Gereja tersebut, yakni Desa Ronta 2 Gereja, Pontangoa 2 Gereja, Bintangor Mukti 2 Gereja, Petumbea 4 Gereja, Po’ona 2 Gereja, serta Lembobelala 2 Gereja.
General Manager (GM) Landcom Dan Eksternal PT Oddell Indonesia, Devi Eko Herdianto, kepada media ini, menjelaskan, bahwa bantuan yang di berikan kepada 14 Gereja yang ada di 6 Desa di Lembo Raya tersebut, merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kuat PT Oddell Indonesia, dalam mendukung kelancaran proses pelayanan yang ada di Jemaat.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
“Bantuan tersebut, ikhlas kami berikan dalam menunjang kelancaran proses pelayanan yang ada di Jemaat masing- masing, ” jelas Devi sapaan akrabnya.
Ia juga berharap, agar Gereja dan warga Jemaat serta seluruh masyarakat yang ada di 6 Desa tersebut, bisa memberikan dukungan positif kehadiran investasi mereka di daerah ini, dengan tujuan utama untuk mensejahterakan masyarakat.
“PT Oddell Indonesia punya komitmen kuat, untuk menghadirkan aktivitas pertambangan yang ramah lingkungan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi bumi tepo asa aroa tercinta kedepannya. Amin, ” ujar Devi Eko Herdianto. (NAL)







