Manado-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Prof DR (HC) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (ODSK), menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pergerakan harga bahan pokok (Bapok) jelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Buktinya, pada Kamis (2/11/2023), di ruang kerjanya, Gubernur Olly telah melakukan pertemuan dengan pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), guna membahas harga Bapok ini.
“Ya, tadi (Kamis Siang, red) kami telah rapat koordinasi (Rakor) dengan BI dan TPID untuk menjaga memasuki hari – hari besar Natal dan Tahun Baru,” bebernya, saat diwawancarai sejumlah media usai rapat.
Lanjut dia, Rakor ini untuk menjaga harga Bapok jangan naik, serta inflasi agar masih tetap terjaga dengan baik.
- Janji Bupati Ismet 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, Rolan Minta Copot Kadis Pertanian.
- Lantik 42 Kepsek SD Dan SMP, Bupati Delis : Kalian Orang Pilihan Dan Terpilih Bagi Pengembangan Mutu Kualitas Pendidikan di Morut
- TIFF 2026 Resmi Ditutup, Caroll Senduk: Festival Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat
“Hari Sabtu ini kita akan rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah. Kita akan lihat apakah langkah – langkah yang harus dibuat di daerah, agar tidak terjadi lonjakan harga,” ujarnya.
Meski demikian, Gubernur Olly mengungkapkan, pihak Pemprov Sulut sendiri sudah menyiapkan strategi di APBD Perubahan ini, untuk mengatasi harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang sudah melonjak.(*)








