Tondano – Pemkab Minahasa melalui Bagian Perekonomian Dan Sumberdaya Alam Bakal turun Sidak di sejumlah Agen LPG di 25 Kecamatan Kelurahan Dan Desa.
Kepala Bagian Prekonomian Dan Sumber Daya Alam Sekdakab Minahasa Anneke G. Maindoka S.Sos. M.Si menyampaikan kelangkan Gas LPG 3 kg tidak menutup kemungkinan ada agen penjual bermain seperti menimbun atau langsung melepas ke warung, tidak menjual langsung ke masyarakat sekitar, biasanya ini terjadi bilamana memasuki hari raya besar setiap Agama.
” Tentunya selaku pihak pemerintah untuk menetralisir harga dan terjangkau untuk masyarakat, pasaran normal 18. 000, bilamana beli di agen lansung,” Ucap Maindoka.
” Terjadi kelangkaan karena di timbun atau dengan sengaja jual kewarung, bila mana ditemukan hal demikian, Agen tersebut akan dikenakan sangsi aturan pertamina dan aturan pemkab minahasa. ” Tambah Maindoka.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan
Lanjut Maindoka, dalam mengambil tindakan pihaknya akan bekerja sama dengan instanis terkait Polres Minahasa, Kodim 3102 dan Kejaksaan Negeri Minahasa serta pihak pertamina.
” Tim Sidak turun secara tiba – tiba tidak tau kapan jadwalnya di kelokasi Agen LPG dan warung penjual dan jadwal masuk stok dari pihak pertamina sudah ada,” Tegas Maindoka.
Dirinya berharap khusus agen dan warung jangan bermain harga dan jual sewajarnya, sebab tim tersebut sudah ada dilapangan memonitor langsungdan sangsi hukuman nya berat. (Ronny Rantung)








