Amurang – Nasib naas dialami oleh lelaki Dance Lendongan (74), warga Desa Noongan, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, yang ditemukan meninggal dunia usai jatuh dari pohon cengkih di area perkebunan Kayuwailan, Kelurahan Lowu Dua, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pada Selasa (20/08/2019) siang
Kejadian berawal saat korban dan istrinya datang di kebun Kayuwailan untuk memetik cengkih. “Suami saya saat itu naik ke pohon cengkih dengan menggunakan tangga. Tak lama kemudian saya mendengar suara seperti ada benda yang jatuh,” terang ibu Cori Masi, istri Korban.
Istri korban kemudian mencari sumber suara tersebut dan menemukan suaminya sudah dalam posisi tidur telentang tak sadarkan diri di bawah pohon cengkih.
“Saya langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar kebun dan menghubungi pihak pemerintah desa bersama polisi,” tambah ibu Cori.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Sementara itu, Kapolsek Ratahan, Kompol Ronny Tumalun, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini.
“Kami bersama tim medis mendatangi lokasi kejadian melakukan proses identifikasi dan evakuasi. Adapun korban dipastikan telah meninggal dunia, diduga karena terjatuh dari pohon cengkih. Pihak keluarga telah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi,” tutup Kapolsek. (*/Kiki)







