Minsel – Menindak lanjuti himbauan Kapolda Sulut melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast untuk tidak menyebarkan berita atau informasi Hoax terkait adanya dugaan pelaku penculikan anak di wilayah Sulawesi Utara.
Kombes Pol Jules Abraham Abast kembali menghimbau warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan jangan cepat percaya adanya informasi belum jelas kebenarannya.
“Jika ada orang asing atau pendatang baru, jangan segan-segan untuk menanyakan identitas maupun tujuannya. Warga juga diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan memberikan maupun ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,”Ujar Kombes Pol. Jules Abraham Abast.
Mencermati himbauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam hal ini Bupati Frangky Donny Wongkar melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Frely Turangan, mengatakan bahwa Isyu penculikan anak yang beredar saat ini termasuk di Minahasa Selatan, masyarakat harus pekah mencermati informasi tersebut dan harus memastikan kebenarannya terlebih dahulu baru di sebarkan.
“Atas nama pemerintah, kami menghimbau kepada masyarakat Minahasa Selatan untuk waspada dan tetap menjaga anak-anak kita agar tetap dalam pengawasan. Dan jika ada orang-orang yang tidak dikenal dan dianggap mencurigakan, agar segera melapor kepada Pihak yang Berwajib atau Pemerintah setempat, serta memohon untuk tidak anarkis/main hakim sendiri serta bijak dalam menyebarkan informasi (jangan menyebarkan berita hoax),” Pinta Turangan.
Hal senada juga di sampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan Ir. Max Heybert Weken. Di tegaskannya bahwa berita-berita yang disebarkan melalui media sosial hendaklah kita menyaring terlebih dahulu baru di publikasikan kembali atau tanya ke pihak berwajib kebenarannya.
“Kita harus bijak dalam bermedsos, setiap informasi kita selidiki dulu kebenarannya, agar tidak termakan informasi Hoax,namun begitu kita harus tetap waspada.” Pungkas Weken.
Perlu diketahui juga bahwa di Minahasa Selatan belum terdapat kasus penculikan anak. (Onal Mamoto)









