Manado-Pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak erupsi Gunung Ruang terus menunjukkan kemajuan dengan progres mencapai 28 persen.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I, Recky Lahope, menargetkan seluruh hunian siap ditempati pada Desember 2024.
“Proyek ini merupakan kolaborasi bersama berbagai instansi. Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menyediakan fasilitas pendukung seperti akses air bersih dan infrastruktur jalan,” ujar Recky Lahope. Jumat (1/11/2024).
Sebanyak 287 unit hunian tetap dipersiapkan untuk ratusan warga yang terdampak bencana di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
Recky menjelaskan bahwa BP2P akan terus mendorong percepatan pembangunan tanpa mengorbankan standar kualitas dan kuantitas pekerjaan.
“Semoga proyek ini berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, BP2P Sulawesi I juga telah menyelesaikan pembangunan 114 unit hunian tetap di Desa Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang Barat, bagi warga terdampak abrasi pantai, sebagai bukti nyata komitmen dalam penyediaan hunian aman dan layak bagi warga terdampak bencana. (T3)





