Manado – Baru menjabat sebagai Walikota Manado, Andrei Angouw sudah diperhadapkan dengan berbagai masalah krusial dan rutin setiap tahun. Buktinya, akibat tingginya curah hujan yang terjadi dari siang hingga malam ini, sejumlah Wilayah di kota Manado diterjang banjir.

Bencana banjir sering terjadi setiap tahun di kota Manado inipun harus mendapat perhatian serius dari Walikota pilihan rakyat.
Tak tanggung tanggung, Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini, Jumat (16/07/2021) langsung melakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi jalan yang tergenang air.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan

Itupun disebabkan karena curah hujan yang terus berlangsung siang hingga malam membuat beberapa ruas jalan di kota Manado tergenang air.
Walaupun hujan deras Walikota Andrei langsung turun ke lapangan guna melihat pergerakan air terutama air yang meluap sampai ke badan jalan.

Walikota didampingi Kadis PUPR Jhony Suwuh turun langsung meskipun hujan deras tetap melakukan pemantauan seperti di kelurahan Tikala Kumaraka tepatnya Kompleks Pompa Bensin Tikala.
Alhasil dari hasil pemantauan kebeberapa lapangan ini, sangat jelas ditemukan bahwa sebagian besar saluran air terutama parit dan drainase tidak mampu lagi menampung debet air yang cukup besar.

Bahkan selain parit dan anak sungai mengecil, juga disebabkan drainase dan parit-parit dipenuhi banyak sampah milik warga yang dibuang sembarangan.
“Semua hasil dilapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulan banjir kedepan.” ujar Kadis PUPR Johnny Suwu ST. (JM)






