Manado – Baru menjabat sebagai Walikota Manado, Andrei Angouw sudah diperhadapkan dengan berbagai masalah krusial dan rutin setiap tahun. Buktinya, akibat tingginya curah hujan yang terjadi dari siang hingga malam ini, sejumlah Wilayah di kota Manado diterjang banjir.

Bencana banjir sering terjadi setiap tahun di kota Manado inipun harus mendapat perhatian serius dari Walikota pilihan rakyat.
Tak tanggung tanggung, Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini, Jumat (16/07/2021) langsung melakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi jalan yang tergenang air.
- Joune Ganda : LTF Harus Tinggalkan Dampak, Bukan Sekadar Ramai Saat Festival
- Festival Koor Manado 2026 Resmi Diluncurkan, Wawali Richard Sualang: Optimalkan Potensi Manado Sebagai Kota Kreatif
- Buka Akses dan Tumbuhkan Ekonomi Desa Ambara: PLN UP3 Gorontalo Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Usaha Tani

Itupun disebabkan karena curah hujan yang terus berlangsung siang hingga malam membuat beberapa ruas jalan di kota Manado tergenang air.
Walaupun hujan deras Walikota Andrei langsung turun ke lapangan guna melihat pergerakan air terutama air yang meluap sampai ke badan jalan.

Walikota didampingi Kadis PUPR Jhony Suwuh turun langsung meskipun hujan deras tetap melakukan pemantauan seperti di kelurahan Tikala Kumaraka tepatnya Kompleks Pompa Bensin Tikala.
Alhasil dari hasil pemantauan kebeberapa lapangan ini, sangat jelas ditemukan bahwa sebagian besar saluran air terutama parit dan drainase tidak mampu lagi menampung debet air yang cukup besar.

Bahkan selain parit dan anak sungai mengecil, juga disebabkan drainase dan parit-parit dipenuhi banyak sampah milik warga yang dibuang sembarangan.
“Semua hasil dilapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulan banjir kedepan.” ujar Kadis PUPR Johnny Suwu ST. (JM)






