Bonbol-Wakil Ketua DPRD Bone Bolango Azan Piola SH, mengungkapkan keprihatinan atas situasi yang terjadi saat ini. Apalagi sudah mendengar keluhan dari masyarakat terkait harga beras yang terus naik. Pasalnya kenaikan harga itu berdampak besar pada kehidupan sehari-hari warga Bone Bolango.
“Kami meminta Pemda untuk mengambil tindakan yang efektif, termasuk dengan gencar melakukan Operasi Pasar guna menstabilkan harga beras.Apalagi dalam operasi pasar, pemerintah biasanya menjual beras dengan harga lebih rendah dari harga pasar, untuk mengurangi tekanan inflasi.”Ujar Azan Piola, Jumat (01/03/2024).
Menurutnya, kenaikan jelang hari raya seperti Ramadhan dan Idul Fitri memang kerap terjadi, namun kali ini menyentuh pada kebutuhan pokok yang paling dasar yakni beras, sehingga perlu langkah cepat dan efektif.
“Beras merupakan bahan pokok masyarakat Indonesia. Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1445 tahun ini, harga beras terlalu tinggi dan sangat memberatkan masyarakat.” Ucap Azan Piola yang meraup suara signifikan pada pilcaleg 14 Pebruari 2024 lalu, Dapil 3 Bone Bolango.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Dampingi Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Selain itu kata Piola, langkah-langkah seperti meningkatkan produksi beras lokal dan mengawasi distribusi, juga menjadi fokus dalam upaya mengatasi masalah harga beras yang tinggi.
“Pihak legislative akan mendukung langkah-langkah yang diperlukan oleh Pemda untuk mengatasi masalah tersebut. Mengingat mau tidak mau Pemda Bone Bolango harus mengambil langkah konkret, untuk menangani harga beras yang tinggi ini.” Pungkas Azan Piola. (Arr)








