Tahuna-Bupati Michael Thungari SE, MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari berkomitmen untuk menyelesaikan secara bertahap kewajiban terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mencapai sekitar Rp 2,4 miliar.
Menurut bupati seusai rapat bersama DPRD Sangihe, Jumat (19/9/2025) saat diwawancara mengatakan, walaupun ditengah keterbatasan fiskal daerah, tetap memenuhi kewajiban tanpa menambah beban fiskal.
“Sebagian besar dinas dan badan telah melakukan efisiensi, termasuk memangkas anggaran perjalanan dinas. Hal ini dilakukan agar pembayaran TPP bisa terpenuhi tanpa menambah beban fiskal,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan langkah penghematan selanjutnya yang dilakukannya adalah dengan menghapuskan rencana pengadaan kendaraan dinas untuk bupati dan wakil bupati pada tahun anggaran 2025.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Baca:Sangihe Dikunjungi 3 Wisatawan Bird Watching Dari Malaysia
“Memang sudah di anggarkan, tapi pembelian kendaraan dinas itu kami hapuskan. Ini momentum yang tepat agar anggaran bisa di alihkan untuk pembayaran TPP,” tegas.
Bupati Thungari menjelaskan untuk detail teknis penghapusan anggaran, maupun skema pembayaran TPP masih menunggu penjelasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pemerintah juga akan menaruh perhatian serius pada persoalan aset daerah yang menurut Bupati hingga kini masih bermasalah yang sudah menjadi sorotan ditingkat provinsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Banyak aset yang masih bermasalah dan ini pekerjaan rumah kita untuk lima tahun ke depan. Harapannya, semua aset pemerintah bisa memberi dampak positif dan di manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Thungar. (Yoss)







