Tahuna – Dihadiri Penjabat Bupati dr Rinny Tamuntuan ,pimpinan OPD,Badan Adat Sangihe dan Asisten satu Setda,Seminar buku sejarah Kabupaten Kepulauan Sangihe,dilaksanakan bertempat di ruang rapat Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Selasa (2/8/2022).
dr.Rinny Tamuntuan dalam sambutannya mengapresiasi kepada penulis buku Tampungang Lawo dari oderafdeeling ke Kabupaten yang telah yang telah menghasilkan karya terbaik.
” Saya sangat memberikan apresiasi kepada para penulis buku dimana buku Tampungang Lawo dari oderafdeeling ke Kabupaten ini,telah menghasilkan karya yang sangat baik,” ujar Tamuntuan.
Menurut Tamuntuan sejarah harus diketahui dan harus diceritakan agar penduduk asli Kabupaten Sangihe tidak melupakan sejarah Kabupaten Sangihe.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
” Dan tentunya juga kita harus selalu menceritakan tentang sejarah Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada tamu-tamu yang akan berkunjung ke Kabupaten ,supaya mereka juga dapat mengetahui bagaimana sejarah dari Kabupaten Kepulauan Sangihe,ini sangat penting karena sebagai sejarah,adat,budaya Kabupaten Sangihe tentunya memiiki banyak kekayaan dan budayanya cukup banyak,” pungkas Tamuntuan. (Yoss)








