Medan-Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, SH menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Grand City Hall, Jalan Balai Kota, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).
Rakernas yang mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” itu dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. Turut mendampingi Caroll dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, SE, M.I.Kom.
Dalam sambutannya, Bima Arya menegaskan pemerintah daerah saat ini menghadapi sedikitnya empat tantangan besar, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan kebijakan strategis nasional, pemenuhan janji kampanye kepala daerah, serta perkembangan algoritma media sosial yang memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.
“Solusi atas berbagai tantangan itu sesungguhnya ada di daerah. Praktik-praktik terbaik ada di lingkungan kawan-kawan kita sendiri,” ujar Bima Arya.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Ia juga mendorong seluruh pemerintah kota untuk terus menghadirkan inovasi, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai penopang pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menilai Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi pemerintah kota untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah.
Menurutnya, forum tersebut bukan hanya menjadi ajang menyelaraskan program pembangunan, tetapi juga wadah bertukar pengalaman, inovasi, dan solusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Rakernas ini menjadi ruang bagi pemerintah kota untuk saling belajar, memperkuat kerja sama, serta menghimpun berbagai gagasan yang dapat diterapkan di daerah masing-masing. Kami berharap melalui forum ini lahir solusi konkret, termasuk strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” kata Caroll.
Ia optimistis semangat kolaborasi yang dibangun dalam Rakernas XVIII APEKSI akan semakin memperkuat kapasitas pemerintah kota dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. (*/Red)








