Sulut-Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw hadiri Katekisasi Pelayan Khusus (Pelsus) GMIM Wilayah Manado Mapanget Tumpa Dua di GMIM Eklesia Pandu, Sabtu (1/6/2024).
Seminar mengangkat tema “Tetap Setia Dalam Panggilan Melayani”. Wagub Kandouw yang juga dalam pelayanan sebagai Penatua terkait topik seminar soal strategi pertumbuhan jemaat mengatakan, mengelola keuangan gereja harus ada kepercayaan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, kedua soal aksesibilitas yakni semua orang boleh tanya mencari tahu tentang pengelolaan keuangan di gereja, jangan ditutupi agar menjamin keterbukaan.
Ketiga, presisi atau ketepatan. “Harus berhikmat supaya tepat sasaran termasuk Pendeta dan Ketua Jemaat pasti ingin presisi bangun kapasistas gedung gereja. Kalau torang tidak hikmat, tidak cerdas dalam keuangan yang ada minus terus,”lanjut Kandouw juga sebagai Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Dana Sinode GMIM.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Ia berharap, dalam kemampuan mengelola keuangan harus adanya endorsement dorongannya agar jemaat nyaman secara sukarela memberikan sumbangan selain cash ada fasilitas lainnya seperti QRIS atau m-banking.
“Harta gereja paling bermanfaat adalah penghapusan dosa yang seutuhnya. Apa hubungannya dengan perbendaharaan gereja? Torang harus jaga ingat betul tentang keselamatan paripurna itu harta paling utama dan bagaimana menjamin itu ada di Galatia 5:22-23 tentang Buah Roh,”pungkasnya. (*)







