Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw menghadiri ibadah syukur HUT ke – 118 Jemaat GMIM Kalvari Pineleng, Minggu (9/6/2024).
Mengawali sambutannya, Wagub Kandouw memberikan pantun, ulang tahun tanpa kado bagaikan sup tanpa garam. “Langsung saya pribadi berikan sumbangan 25 juta. Terserah dibuat apa oleh jemaat,” kata Kandouw.
Menurut Wagub Kandouw, sudah disampaikan tadi oleh sekretaris, bahwa jemaat memiliki aset gereja, pastori sampai mobil ambulans. Ini bagus dan luar biasa.
“Tapi diingat, Tuhan lihat bukan aset fisik. Yang ada di mata Tuhan bagaimana nilai-nikai kita di mata Tuhan. Bagaimana jemaat Kalvari mulai dari ketua jemaat sampai Pelsus sudah betul-betul mencerminkan cinta kasih dan ada damai sejahtera,” katanya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Wagub Kanoduw juga menceritakan ada komunitas di India bagian Utara, di negara bagian Bihar sudah 150 tahun tidak ada kasus perceraian. Begitu juga di Pulau Iwo Jima Jepang kantor polisinya bubar karena hampir 100 tahun tidak ada kasus tindak pidana ringan.
“Mudah-mudahan di GMIM Kalvari tidak ada perceraian dan tindak pidana ringan,” harap Wagub Kandouw.
Wagub Kandouw juga menyentil soal usia GMIM Kalvari Pineleng sudah 118 tahun. Apakah ini waktu singkat untuk belajar buah-buah roh yang ada di Galatia 5:22-23. Yaitu cinta kasih, damai sejahtera, kerendahan hati dan penguasaan diri dan kelemah lembutan.
“Usia ke 118 tahun torang underline buah buah roh. Kalau torang pakai ini GMIM Kalvari Pineleng akan jauh lebih besar dan aset juga akan berlipat ganda,” ungkapnya.
Wagub Kandouw juga mengatakan senang di GMIM Kalvari banyak anak-anak mudah. Semua spektrum jemaat harus kita dioptimalkan. Kita harus mendorong anak kita untuk punya optimisme dengan masa depan.
“Kita sekolahkan, kita dorong anak kita dimana ada usaha di situ ada jalan untuk mencari pekerjaan. Jangan bersungut sungut,” pungkasnya. (*/J.Mo)







