Habiskan Anggaran Puluhan Juta, Pembangunan Pos Covid-19 Desa Toruakat di Pertanyakan Warga

Dumoga – Pembangunan Pos Covid-19 (Pos Jaga Desa) di Desa Toruakat Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) di pertanyakan warga. Pasalnya 2 bangunan Pos Covid-19 yang anggarannya bersumber dari Dana Desa tahun 2021 dan tahun 2022  di duga tidak sesuai pembangunannya.

Beberapa warga yang di temui media ini mengeluhkan, pembangunan Pos Covid-19 yang berukuran 4×6  dengan anggaran tahun 2021 Rp  37.939.730,-  (terbuat dari papan) dan ukuran 2×3 tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp 29.385.869,- yang bersumber dari Dana Desa (Dandes).

“Ini Pos Covid-19 yang di bangun di desa Toruakat  ada pake anggaran Dana Desa so begitu besar,padahal kalau di lihat pembangunannya biasa saja, oleh karena itu kami selaku warga meminta transparan penggunaan anggaran pembangunan Pos ini,” Ujar Warga-Red.

Sementara itu, Ketua Jaringan Pendamping kebijakan Pembangunan (JPKP) DPC Kecamatan Dumoga Lodewik Mawikere meminta pemerintah Desa Toruakat harus transparan dalam menggunakan anggaran Dana Desa dalam pembangunan Pos Covid-19 tersebut. Karena pembangunan 2 (dua) Pos yang di bangun tahun 2021 dan tahun 2022 yang sudah menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah menimbulkan kecurigaan dari warga, sebab pembangunannya di duga tidak sesuai dengan anggaran yang ada.

Menanggapi hal tersebut, Sangadi Desa Toruakat Tomi Mokobela, menjelaskan Pembangunan Pos Covid-19 (Pos Jaga Desa) yang di bangun di desa Toruakat sudah sesuai dengan mekanisme, hal itu berdasarkan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19, salah satunya  adalah dengan membuat Pos Jaga Desa dan pembentukan Relawan Desa Lawan Covid-19.

“Pembangunannya sudah jelas sesuai dengan peruntukannya, dan ada pertanggung jawabannya sesuai dengan anggaran yang ada,” Ujar Sangadi. (Onal P)

Loading