Manado-Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam mendorong sektor pariwisata mulai menunjukkan hasil positif. Salah satu indikatornya adalah peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara yang mencapai sekitar 120 persen secara tahunan (year-on-year).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Kartika Devi Tanos, dalam kegiatan Ngopi Bareng bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), Jumat (19/6/2026).
Menurut Devi, sektor pariwisata memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi berbagai sektor usaha.
“Saat ini kepemimpinan Bapak Gubernur tentunya sangat men-support sektor pariwisata. Kita sudah melihat beberapa destinasi wisata milik Provinsi Sulawesi Utara direvitalisasi dan akan dilanjutkan kembali tahun ini,” ujarnya.
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Selain revitalisasi destinasi, pemerintah juga terus memperkuat konektivitas transportasi yang menjadi faktor penting dalam mendukung kunjungan wisatawan.
Konektivitas tersebut mencakup jalur udara internasional dan domestik, jalur laut melalui kunjungan kapal pesiar (cruise), hingga jalur darat yang semakin terbuka melalui konektivitas Trans Sulawesi.
Menurut Devi, upaya tersebut turut berkontribusi terhadap meningkatnya minat wisatawan asing berkunjung ke Sulut.
“Data BPS yang keluar bulan Juni menunjukkan wisatawan mancanegara meningkat kurang lebih 120 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.(*)





