Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdi Mastura mengajak masyarakat setempat untuk mendukung dan proaktif memberantas kasus stunting atau kasus kurang gizi kronis di daerah ini.
Hal itu di katakan Gubernur saat membuka kegiatan Pencanangan Stop Stunting , bertempat di Desa Pakuli Kabupaten Sigi,Sabtu (20/08/2022).
Menurut Gubernur, pencegahan Stunting harus di mulai sejak dini, selain itu masyarakat harus pro aktif.
“Mari sama-sama kita nyatakan perang terhadap stunting. Kita perlu bersinergi bersama sehingga percepatan pencegahan stunting bisa segera tercapai,” Ajak Gubernur.
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Masal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
- Gubernur Yulius: BKOW Mitra Strategis Pemerintah, Perempuan Berperan Besar Wujudkan Sulawesi Utara Maju
Dalam pencegahan Stunting kata Gubernur, dibutuhkan gerakan masyarakat secara bersama-sama mencegah kekerdilan anak-anak, dengan membudayakan pola hidup sehat. “Jika masyarakat tidak bergerak maka program pemerintah tidak akan berjalan,” katanya.
Gubernur berharap kasus Sunting di Sulteng di tahun 2025 nanti bisa menurun hingga 11 persen. “Di harapkan kasus ini bisa menurun, dan harus ada pro aktif dari masyarakat tentunya dengan memberikan gizi yang baik kepada anak-anak di bawa usia dini,” Ujar Gubernur. (Asrar)








