Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Ekspor Langsung dari Pelabuhan Hub Internasional Bitung yang dilaksanakan di Aula Gedung Keuangan Negara Manado, Rabu (23/10/2019).
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi jajaran Kanwil Bea dan Cukai Sulbagtara, yang telah memprakarsai FGD dalam penguatan sinergitas kerja dan peningkatan sektor perekonomian di Sulut.
Lanjut Olly, Pemprov Sulut mendukung penuh upaya peningkatan perekonomian ini dimana salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Hub Internasional Bitung.
“Pelabuhan Bitung harus kita optimalkan kalau dulu masih impor terbatas kalau sekarang sudah terbuka untuk semua jenis barang yang bisa dimanfaatkan para pengusaha dan seluruh masyarakat Sulut,” kata Olly.
- Bupati FDW Bersama Forkopimda Hadiri Ibadah Pemakaman Almarhum Farry Repi dari Keluarga Repi-Sangkoy di Ranomea
- “Viral Baliho Osco Kuasai Ruas Jalan Tomohon, Juru Bicara: Murni Dukung TIFF 2026, Bukan Agenda Politik”
- DPD LPM Kota Tomohon Dukung Pergelaran Seni Budaya, Siap Jadikan Menara Alfa Omega Panggung Kreativitas Seniman Lokal
Karenanya, untuk mewujudkan hal ini, Olly meminta semua pihak terkait dapat bekerjasama agar optimalisasi ekspor melalui Pelabuhan Bitung dapat berjalan baik.
“Nah ini bisa tercipta semua kalau kita semua bekerja bersama sama kalau sendiri-sendiri ini tidak bisa akan tercipta tapi kalau kita bekerja bersama sama saya kira bisa jalan,” ungkap Olly.
“Kesiapan pengusaha disini harus siap karena pasti mendapatkan tantangan, tapi kalau torang siap para bea cukai, karantina paling utama untuk impor barang-barang pertanian ini kalau ada hambatan langsung informasikan kepada pemerintah provinsi. Semoga dalam waktu satu tahun setengah ini bisa kita jalanin saya kira manfaat bagi kita akan lebih besar,” sambung Olly.
FGD yang dirangkaikan dengan penandatangan dukungan terhadap optimalisasi ekspor ini turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Kakanwil Bea Cukai Sulut Cerah Bangun, para pejabat Pemprov Sulut dan PT. Pelindo IV. (*/JM)








