Bupati Minahasa Dr Ir. Royke Octavian Roring, M.Si
Tondano – Bupati Minahasa, Dr Ir. Royke Octavian Roring, M.Si memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan desa dan penanganan Covid-19.
Rakor yang dilaksanakan melalui Video Conference (Vicon) tersebut diikuti oleh Forkopimda Minahasa, FKUB Minahasa, Sekrertaris Daerah Frits Muntu, S.Sos, Asisten 1, Dr. Denny Mangala, Camat, Hukum Tua serta Lurah se-Kabupaten Minahasa serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Di awal penyampaiannya, Bupati ROR menyampaikan Selamat Paskah bagi umat Kristiani, kiranya makna paskah ini menjadi pengharapan bagi kita masyarakat Kabupaten Minahasa agar bisa melewati pandemi Covid-19.
Bupati ROR juga menyampaikan selamat memasuki bulan suci Ramadhan dan selamat menjalankan ibadah puasa, kiranya ibadah puasa yang dijalankan umat muslim di Minahasa boleh bermakna dan membawa berkat bagi Kabupaten Minahasa.
Bupati ROR juga memberikan penghargaan dan rasa bangga kepada seluruh perangkat pemerintahan baik Camat, Hukum Tua/Lurah yang berada di garis depan, bekerja sama dengan Polsek dan Koramil, dan rekan rekan Forkopimda serta dukungan penuh dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa.
“Dengan semangat bersama kita jangan kalah dengan pandemi Corona ini, saat ini APBD Kabupaten sudah dua kali mengadakan pergeseran, revisi anggaran yang totalnya Rp 22 miliar lebih dan revisi anggaran yang selanjutnya akan berkisar Rp 29-30 miliar.” Jelas Bupati ROR.
Dikatakan Bupati ROR, saat ini Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyalurkan bantuan, semoga ini sudah tersalur sebagaimana yang diharapkan.
“Kita bersyukur atas kebijakan bapak Presiden lewat Kementerian untuk mengalokasikan anggaran untuk Social Safety Net, sehingga kita boleh berharap semuanya itu boleh di terima oleh tangan yang tepat, untuk itu dibutuhkan koordinasi dari kita semua untuk betul-betul mengkondisikan agar bantuan baik dari Kementerian Sosial dan Kementerian Desa akan tersalur sebagaimana yang diharapkan, serta kita dari kabupaten akan berusaha melengkapi apabila masih ada warga yang tidak tercover oleh program dari Kementerian,”Ucap Bupati ROR.
Pada kesempatan tersebut Bupati ROR memberikan apresiasi kepada perangkat desa dan kelurahan yang sudah membatasi ruang gerak antar desa untuk menjaga keamanan dari warga desa dan kelurahan.
“Hal ini dapat terus dilakukan tapi jangan sampai berlebihan,dengan menekan jarak sosial yang merupakan langkah yang paling efektif dalam mencega penyebaran virus corona.” tutur Bupati ROR.
Bupati ROR menginstruksikan untuk di setiap desa membentuk tim independen di desa yang melibatkan semua elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama termasuk Pemuda Gereja dan Pemuda Mesjid.
“Terkait data data harus diumumkan dulu di masyarakat desa, dan dikoreksi lewat musyawarah desa baru selanjutnya dibawa ke kantor Bupati untuk di kirim ke Kementerian agar tidak ada lagi protes dari masyarakat.” Ucap Bupati ROR seraya memperingatkan Lurah dan Hukum tua untuk tidak menggelembungkan data terkait penerima bantuan. (*)








