Minahasa-Polres Minahasa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Kampung Bebas Narkoba bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa, bertempat di Ruang Maesa, Polres Minahasa.Selasa (22/8/2023).
Rapat tersebut di pimpin Kapolres Minahasa AKBP Ketut Suryana, SIK, SH, MM, dan di hadiri KesebangPol Minahasa serta pihak terkait.
Dalam sambutan Kapolres Minahasa menyampaikan, rencana kegiatan pembuatan kampung bebas narkoba ini sebenarnya sudah berjalan namun dalam kevakuman atau tidak aktif karena pandemi covid-19.
“Jadi kami akan menggiatkan kembali kampung bebas narkoba ini, terutama untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan generasi muda terlebih soal miras yang bisa meningkat dalam penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolres.
- PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Keandalan Pasokan Listrik Tanpa Kedip Selama Perayaan Idul Adha 1447 H
- Ketua DPRD Sulut Andi Silangen Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H : Memaknai Momen Sebagai Sebagai Ajang Meningkatkan Keikhlasan Dan Pengorbanan
- Wawali Sendy Rumajar Hadiri Idul Adha di Masjid Al-Mujahidin, Pemkot Tomohon Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
Lebih lanjut, Kapolres mengatakan sumber daya manusia yang ada akan menjadi penggerak kampung bebas narkoba.
Dalam pelaksanaannya kami dari Polri tentu butuh kerja sama dengan stakeholder terkait. “Kita tidak bisa berdiri sendiri, jadi kami butuh kerja sama. Jika kerja sama kuat tentu pemberantasan narkoba akan berjalan dengan baik,” tandas Kapolres.
Selain itu, Kapolres Minahasa juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya sekedar kegiatan seremonial semata namun benar-benar dapat terwujud. “Konsep kampung bebas narkoba akan dibahas secara bersama dengan semua pihak yang terlibat,” tambah Kapolres.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Minahasa, Meike Rantung menyampaikan atas nama Pemkab Minahasa mendukung penuh dalam pembentukan kampung bebas narkoba.
“Jadi pembentukan kampung bebas narkoba ini akan menonjolkan citra dan ini menjadi support bersama tidak hanya kepolisian tapi stakeholder terkait,” kata Meike.
Meike juga menyampaikan, dipilihnya Kelurahan Rinegetan sebagai pilot project karena sebelumnya sudah memenuhi syarat pembentukan kampung bebas narkoba. (Ronny).






