Gorontalo – Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gorontalo resmi mengukuhkan 4 Study Club sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa. Pengukuhan dilakukan dalam rangkaian Musyawarah dan Rapat Kerja yang digelar Sabtu, (25/07/2026).
Keempat Study Club yang dikukuhkan yaitu:
1. CYBERNETICS – _Cloud, Infrastructure & Networking Student Club_. Fokus: cloud computing, infrastruktur, dan jaringan.
2. PIXEL – _Programming Innovation Experience Engineering Lab_. Fokus: rekayasa perangkat lunak dan pengembangan aplikasi.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
3. MATRIX – _Analyze, Visualize, Optimize_. Fokus: analisis data, visualisasi, dan pengambilan keputusan berbasis data.
4. FRAME – Film, Render, Animation, Music, dan Edit. Fokus: produksi film, animasi, musik, dan editing multimedia.
Kegiatan dihadiri Dekan Fakultas Teknik Ir. Rahman Abdul Djou, S.T., M.T., Kaprodi TI Saprina Mamase,S.Si.,M.Kom, seluruh dosen, dan mahasiswa Prodi TI. Setiap Study Club akan didampingi 1 dosen pembimbing.
Dalam rapat kerja perdana, tiap klub menyusun program kerja 1 periode ke depan. Agendanya: belajar mandiri, diskusi, pelatihan, mini project, dan presentasi karya. Study Club juga akan mengundang praktisi industri sebagai narasumber.

“Study Club ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar di kelas. Mereka bisa kolaborasi, bikin karya, dan mengasah skill sesuai kebutuhan industri,” ujar Saprina Mamase.
Dekan Fakultas Teknik mengapresiasi langkah tersebut.
“Ini strategi meningkatkan kualitas lulusan. Dengan pembinaan terarah dari dosen, kami berharap lahir inovasi dan lulusan yang siap kerja,” kata Ir. Rahman.
Dengan terbentuknya CYBERNETICS, PIXEL, MATRIX, dan FRAME, Prodi TI menargetkan terciptanya ekosistem belajar yang kolaboratif, adaptif, dan menghasilkan mahasiswa yang kompeten serta berdampak bagi kampus dan industri.(**IR)







