Morut-Dalam rangka mendukung pencapaian Visi dan Misi Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait program 3 juta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mororowali Utara (Morut), untuk 5400 RTLH, selama 5 tahun masa periode Pemerintahan.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Dan Kawasan Permukiman Daerah (PUPRPKPD) Morut, menggelar kegiatan sosialiasi BSPS dan Pendataan RTLH, untuk 8 Desa yang ada di Kecamatan Mori Atas.
Kegiatan tersebut, dibuka Kadis PUPRPKPD Morut, diwakili Kabid Perumahan, Iskandar Eppang, di Balai Desa Taende (07/08/2025) pagi.
Sosialisasi seperti ini juga nantinya, akan di helat di Kecamatan lain yang ada di Morut.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Pada kesempatan itu, Iskandar Eppang, menjelaskan, bahwa tujuan utama dilaksanakannya sosialisasi tersebut, tidak lain untuk mendapatkan data RTLH yang benar – benar akurat dan valid dari Desa.
“Dalam pengelolaan pendataan tersebut, kita menggandeng tim dari Pemerintah Desa (Pemdes) di dalamnya, agar data yang disajikan nantinya benar – benar akurat dan valid, sehingga ketika program tersebut diluncurkan, baik dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, bisa tepat sasaran kepada para penerima manfaat,” jelas Iskandar.
“Tim Pemdes yang terlibat langsung dalam pendataan RTLH ini, akan di SK kan nantinya. Data tersebut juga, akan digunakan
selama 5 tahun, sesuai dengan masa periode pemerintahan saat ini, ” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan Pemdes 8 Desa di Mori Atas, serta staf pegawai Bidang Perumahan, Dinas PUPRPKPD Morut. (NAL)





