Sulut-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Utara semakin maju. Baik secara organisasi maupun prestasi.
Ditangan Drs Steven OE Kandouw, KONI Sulut Clean and clear.
“Ini satu prestasi selama Pak Steven Kandouw menahkodai KONI Sulut. Saya salut,” ujar Legenda atlet atletik Nasional, Theo Kawatu kepada media ini di Sekretariat KONI Sulut, Rabu (06/03/2024).
Kawatu yang pernah merasakan sengitnya kejuaraan dunia atletik Junior (102 negara) di Seoul Korea Selatan itu mengakui Kepemimpinan Steven Kandouw selama memimpin KONI tidak pernah mendapat temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Artinya clean governance di KONI Sulut. Ini baik efeknya, dampaknya positif bagi keberlangsungan olahraga daerah,” terang Jenderal Bintang satu itu.
Belum lagi capaian prestasi atlet Sulawesi Utara lebih surprise ditangan Steven Kandouw saat mulai menjabat Ketua Umum KONI.
Gelontorkan medali meningkat pada PON XIX Papua, cabang olahraga pencetak medali itu seperti Tinju dan Muaythai.
Kini, persiapan atlet menuju PON mulai berjalan. Tentunya ada harapan lebih baik lagi ditangan Steven Kandouw.
“Ada rasa optimis bagi saya untuk olahraga Sulut, optimis itu untuk capaian medali di PON Sumut Aceh 2024. Beberapa cabor lainnya yang siap membuat kejutan adalah Hapkido, Berkuda, Esport serta cabor beregu Bola Basket,” tandasnya.
Ketua Umum KONI Sulut Steven Kandouw sewaktu menyampaikan visi dan misinya tekad menjadikan KONI Sulut meraih prestasi sekaligus sebagai alat pemersatu masyarakat olahraga di daerah ini.
“Bagi saya, olahraga selain memberi banyak inspirasi, prestasi tetapi juga terutama membawa persatuan bagi bangsa dan negara Indonesia, khususnya persatuan kita di Sulut,” ujarnya. (*)







