Manado – Untuk mewujudkan komitmennya mengatasi permasalahan sampah di Kota Manado, Walikota Manado Andrei Angouw rela berakhir pekan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Kecamatan Tuminting, Sabtu (12/06/2021).
Kehadiran Andrei Ang, sapaan akrab Walikota pilihan rakyat Manado itu, pada lokasi ‘berbau khas’ ini, sudah sering dilakukan sejak dilantik sebagai Walikota Manado 10 Mei lalu.
Ini menunjukan konsistensi orang nomor satu di Manado guna membenahi TPA yang sudah “terlantar” menjadikan lokasi tersebut menjadi asri.
“Manado harus lebih baik dari sebelum-sebelumnya, terutama bagaimana kita menata estetika kota agar semakin menarik,”tukas Walikota Andrei.
Permasalahan sampah mulai terungkap saat Walikota Andrei mengumpulkan para Camat usai dilantik memimpin Kota Manado.
Dimana, kendala dalam proses pembongkaran sampah di TPA Sumompo berjalan lambat disebabkan alat berat yang beroperasi hanya satu unit ekskavator.
Akibatnya, truk sampah harus antri untuk masuk TPA, sehingga penumpukkan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada di kelurahan dan kecamatan tak terelakan.
“Makanya penanganan sampah harus benar-benar dilakukan secara baik dan profesional serta tidak merugikan masyarakat secara umum,”tandas Walikota Andrei.
Mengantisipasi hal itu, Walikota Andrei menambah ekskavator menjadi empat unit serta mengubah gundukan sampah menjadi rata tanah sehingga tidak terlihat lagi sampah berserakan di pinggir jalan.
Bahkan, Walikota Andrei berencana mengolah sampah di TPA Sumompo menjadi pupuk, energi listrik, gas, dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Akan dimulai dari sini, kita jadikan Manado lebih baik kedepan,”pungkasnya.
Tampak mendampingi Waikota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado Frangky Porawouw serta Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Piter Eman. (JM)








