Tomohon – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota Tomohon menggelar dialog dengan wartawan cetak maupun elektronik, bertempat di Hotel Wise Tomohon, Rabu (4/12/2019).
Kepala Diskominfo Kota Tomohon Jusak ST Pandeirot SPd, MM, mengatakan, Diskominfo dan media massa harus bersama-sama membangun Kota Tomohon, sehingga dapat dimaknai bahwa media massa yang didalamnya wartawan adalah milik semua masyarakat dan harus dekat dengan siapapun juga tanpa memandang status sosial seseorang.
“Dalam berbagai situasi, kondisi, wartawan harus mampu menempatkan diri dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai permasalahan terkait dengan tuntutan dari berbagai informasi yang berkembang saat ini,” kata Pandeirot yang didampingi Sekretaris Dinas Noldy Senduk SE.
Namun demikian, ia menegaskan, informasi yang disampaikan adalah yang benar, serta mendidik bagi warga masyarakat.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
“Saat ini media massa yang ada di Kota Tomohon memiliki hubungan sangat baik dengan pemerintah dalam hal penyelenggaraan pemerintahan,” bebernya.
Pada kesempatan itu, Ardy Kalumata yang tampil sebagai narasumber memberi materi terkait cara penyajian berita yang harus sesuai dengan Kode Etik Jurnalis dengan tetap berada dalam bingkai Undang Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.
Para wartawan yang hadir, terpantau adalah wartawan Biro Kota Tomohon, sementara Jusak Pandeirot menghadirkan pegawai jajaran Diskominfo. (Oma)







