Direktur P3S Jerry Massie
JAKARTA – Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyayangkan Partai Gerindra mengabaikan kader-kader potensial menduduki kursi di pucuk kepemimpinan partai berlambang kepala garuda itu.
“Gerindra kurang kaderisasi. Partai ini mirip PDIP. Padahal diantara keduanya punya kader-kader potensial,” kata Jerry dalam siaran persnya,seperti di kutip Esensinews.com,Minggu (9/8/2020).
Menurut Jerry, perspektif pemilih rasional akan memandang lain partai yang sejak awal digenggam erat oleh Prabowo Subianto itu.
“Sejak Gerindra didirikan maka tampuk kekuasaan tak pernah lepas dari Prabowo. Bagi pemilih tradisional tak masalah tapi rasional atau terpelajar paling akan beda,” ujarnya.
- PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Bantuan Paket Sembako dan Jamin Keandalan Kelistrikan Pasca Bencana di Tamako
- Silaturahmi Hangat dan Penuh Berkah, PKK RW 005 Bersama Ibu-Ibu Muslimat Ar-Rohman Lumbung Pererat Kebersamaan
- Kantah ATR/BPN Morut Terima Kunjungan, Pembinaan Tatap Muka Kanwil ATR/BPN Sulteng
Kemudian, Jerry juga menilai seharusnya Prabowo Subianto bisa meniru Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang rela melepas kursi Ketum DPP Partai Demokrat, walau menurutnya sikap eks Presiden RI tersebut terbilang terlambat.
“Lihat Demokrat, kendati agak terlambat tapi SBY telah melepaskan ketua pada anaknya Agus Yudhoyono,” ucapnya.
Lebih lanjut, Jerry mengatakan bahwa Prabowo tidak akan mau melepas tongkat komando Partai Gerindra kepada siapapun.
“Memang kepemimpinan single figther seperti ini. Kendati banyak kader tapi tak mau melepas kepemimpinannya. Padahal, leadership is not a position but an action, kepemimpinan bukanlah posisi tapi suatu tindakan,” tuturnya. (*)







