Bitung, Redaksisulut – Viralnya pemberitaan mengenai pemberhentian Tenaga Kontrak Kesehatan (TKK) dr. Yunifer Sutanto di Puskesmas Aertembaga, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Kota Bitung Tidak bisa beri klarifikasi adanya pemberhentian TKK tersebut.
Hal ini menjadi perbincangan karena dimana TKK yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pencegahan wabah Covid 19 yang dimana memberhentikan salah satu dokter umum di puskesmas Aertembaga.
Dengan tidak keluarnya nama dr, Yunifer Sutanto dalam Suarat Keputusan (SK) Wali Kota Bitung Nomor:188.45/HKM/SK/41/2020 tentang penetapan tenaga kontrak yang diperbantukan sebagai tenaga kesehatan di lingkungan pemerintahan Kota Bitung 2020 kini tuai simpatik dari masyarakat melalui media sosial (Medsos) facebook (Fb).
“Hedehhh ba pikir dlu sebelum bertindak pemimpin” yg terhormat, dunia da heboh” deng no covid 19 kong perintah da main pecat dokter kong di puskeskes arya ley dokter pr tmpa, waktu prna dpa tangani dari pa dokter ini qt deng chia dokter yg Bae deng ramah, dpa pecat hanya krna dpe laki anggota Dprd ato salah satu anggota PDIP?”. Tulis Yhunii M Antarani.
“Di negara luar mereka kekurangan tenaga medis….mar kalo pa torang so talalu banyak sto kang?????”. Tulis Armando Marchel Sikopong dalam kolom komentar grup Medsos Fb.
“Dlm situasi bgni,biar biar masa kontrak abs,prpanjang nho.lbh bxak dokter,lbh bgus kan.mr krn beda pendapat,smpe drg kse brenti…woy hari gini msh inga politik lgi,,,pke tu akal sehat…spa mo pilih le klu so kaya bgtu….so keterlaluan itu koman…”. Tulis Markus dalam kolom komentar grup Medsos Fb.
“Up in berita sampe jokowi tau..qt mo upload di youtube”. Tulis Steven Manulong Paendong dalam kolom komentar grup medsos Fb.
“Tenaga kesehatan yg d berhentikan dlm situasi menghadapi virus corona atw COVID19……..menurut pendapat kami…….itu adlh sebuah keputusan yg tidak bijaksana sama sekali……….itu tidak adil…….pasti ada kesalahan prosedur dlm tata cara pengaturannya…………………….”. Tulis Apeth Wader dalam kolom komentar grup medsos Fb.
Dan masih banyak lagi komentar yang mendoakan dan menyesalkan kejadian pemberhentian dr. Yunifer Sutanto dimana dikenal sebagai dokter yang ramah dan baik hati, apalagi sekarang tenaga medis merupakan garda terdepan dalam melawan Covid 19.
dr. Jeanet Watuna selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung saat dikonfirmasi Via WhatsApp, kamis, (9/4/2020) tidak berkomentar lebih.
“Bole kah hub..dr Calvin sek yg membawahi bidang kepegawaian. U covid..intinya cuna jaga jarak…cuci tangan..pakai masker n di rumah saja”. Tulis Jeanet dalam pesan WhatsApp.
Sementara itu Menurut Sekretaris Dinkes Bitung dr. Calvin Wuisang saat ditanya mengenai pemberhentian dr. Yunifer tidak menanggapi, tetapi hanya membaca tanpa direspon.
Isi pertanyaan yang diajukan.
1. Apakah tenaga medis di Kota Bitung sudah banyak sehingga memberhentikan salah satu dokter yang dimana sudah mengabdikan diri kurang lebih 5 tahun?
2. Kenapa digantikan dengan dokter yang berasal dari Kota Manado?
3. Kenapa tidak melanjutkan kontrak apalagi sekarang memerlukan tenaga medis dalam melawan covid 19?
4. Apakah ada penyebab lain sehingga diberhentikan?
Sampai berita ini di publikasi dr. Calvin masih tidak menanggapi. (Wesly)








