Kota Gorontalo – Bantuan terhadap korban banjir di Kota Manado terus berdatangan dari berbagai kalangan, sejak terjadinya bencana alam Jumat, 27 Januari 2023 lalu, kali ini bantuan kembali datang dari Pemerintah Kota Gorontalo.
Bertempat di halaman rumah Dinas Walikota, Wali Kota Gorontalo Marten Taha melepas rombongan Quick response search and rescue, dan tim gabungan lain menuju Kota Manado.
“Kota Manado bukan hanya sebatas mitra kerja Pemerintahan Daerah, tetapi di daerah sana begitu banyak keluarga dan saudara kita yang tertimpa musibah.” Ujar Wali Kota Marten Taha saat melepas para rombongan.
Dikatakan Wali Kota Marten, sejak awal bencana alam banjir dan tanah longsor disertai hujan dengan intensitas tinggi, saya terus melakukan koordinasi juga komunikasi dengan teman-teman Kepala Daerah di wilayah Sulawesi Utara.
“Selain menyampaikan bahkan Pemerintah Kota Gorontalo akan mengirimkan bantuan untuk korban bencana, saya juga menanyakan kondisi jalur lintasan Jalan Trans Sulawesi yang aman di lalui,” Kata Wali Kota Marten.
“Alhamdulillah, saya pun mendapatkan kabar baik dari teman-teman Kepala Daerah. Dan Insyallah, perjalanan tim BPBD dan OPD lain tidak ada kendala menuju Kota Manado,” Tambah Wali Kota.
Dijelaskan Wali Kota Marten, bantuan ini sebuah kepedulian kita semua, terhadap saudara kita yang tertimpa musibah di Kota Manado untuk meringangkan beban mereka. Selain itu, bencana alam yang sering terjadi di daerah tetangga, patut untuk dijadikan sebagai pembelajaran. “Dimana kita harus intensif melakukan pencegahan termasuk masif melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat,”Ungkap Wali Kota Marten.
Sementara itu Kepala BPBD Kota Gorontalo, Iskanda Moerad jelaskan, bahwa bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Gorontalo, merupakan sumbangan dari seluruh ASN dan Honorer Kota Gorontalo.
Kemudian sebagian dari masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, termasuk Baznas Kota Gorontalo.
“Selain beras 3 ton, puluhan dos Mie Instan dan 200 paket sembako, kami laporkan juga ada uang tunai sebesar Rp 100 juta untuk korban bencana,” singkatnya. (Has*)







