Minsel-Sejumlah pedagang Cakar Bongkar atau yang sering di sebut CABO di Pasar Tumpaan diamankan Polres Minahasa Selatan pada Minggu (23/02/2025) dini hari.
Informasi yang didapat oleh wartawan media ini, bahwa pedagang Fashion Bekas (Cabo) ini tidak mengantongi ijin alias ilegal yang sengaja dilegalkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Diketahui bahwa pakaian bekas (Cabo) merupakan barang ilegal yang diperdagangkan dengan tidak mengantongi surat-surat yang menyatakan bahwa Pakaian bekas (Cabo) tersebut resmi di jual di Indonesia khususnya di wilayah Minahasa Selatan (Minsel).
Sementara informasi lain juga yang di dapat wartawan media ini, bahwa para pedagang Cakar Bongkar (Cabo) di duga “menyetor” sejumlah uang kepada oknum ET alias Engky, Kepala pasar Berdikari Tumpaan dengan jumlah uang berfariatif.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Saat kejadian, Kepala Pasar berdikari Tumpaan ET sengaja tidak berada di tempat, sehingga tidak dapat memberi pernyataan kepada anggota Polres Minsel.
Selain itu juga, kehadiran pedagang Cakar Bongkar (Cabo) di Pasar Berdikari Tumpaan diduga dijadikan sarang Pungli, karena beroperasinya di hari Minggu dan bentuk-bentuk pungutan untuk tidak masuk ke PAD Minsel.
Sampai berita ini di naikan, Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP David Candra Babega, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim belum bisa dikonfirmasi. (OnalMa)







