Lurah Inobonto Satu Tarasia Van Gobel
Inobonto – Penyaluran bantuan sosial di tengah pandemi corona menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Hal itu disebabkan karena data penerima yang dinilai tidak tepat sasaran.
Dan hal ini terjadi di Kelurahan Inobonto Satu Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Pasalnya, dalam penyaluran tersebut di duga ada pilih kasih, bahkan ada masyarakat yang namanya ganda (double) sebagai penerima.
“Ada banyak bantuan disalurkan ke masyarakat, mulai yang bersumber dari Pemerintah Pusat, Provinsi hingga penyaluran melalui dana desa.Namun kami belum tersentuh dengan bantuan ini,” Ujar Netty Rahayu warga kelurahan Inobonto Satu Lingkungan 8, kepada media ini, Sabtu (13/06/2020).
Dirinya berharap pemerintah Kelurahan harus jeli melihat persoalan ini, sehingga warga yang benar – benar terdampak covid-19 dapat terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Sementara itu Lurah Inobonto Satu Tarasia Van Gobel menjelaskan, semua warga terdampak covid-19 akan menerima bantuan sosial ini, dan jika ada warga yang belum menerima akan di data kembali.
“Semua warga yang terdampak covid-19 akan menerima, namun jika ada warga yang belum menerima kami akan data kembali,” Ujarnya, seraya mengingatkan kepada kepala lingkungan agar bekerja semaksimal mungkin sehingga data yang di masukan benar-benar akurat dan tidak ada warga yang terlewati.
Di ketahui pada pekan lalu pemerintah kelurahan Inobonto Satu telah menyalurkan bantuan Sosial berupa bahan pokok kepada masyarakat mulai dari Lingkungan 1 sampai 8 dengan jumlah penerima mencapai tiga ribuan KK. (ijm)






