Minsel – Proyek Upland yang di khususkan bagi kelompok tani di wilayah Kecamatan Modoinding, disinyalir dikuasai Dani W oknum Staf Khusus Bupati Minahasa Selatan, dalam pengerjaan milik kelompok tani “Bersinar” yang diketuai oleh istrinya.
Sejumlah Anggota Kelompok ‘Bersinar’ merasa keberatan adanya oknum Staf Khusus yang mengambil keuntungan dari proyek Upland yang dipercayakan kepada kelompok tani ‘Bersinar’ diketuai oleh Yessy Karisoh.
Oknum Staf Khusus Bupati tersebut dengan semena-mena mengambil alih pekerjaan pengerasan jalan tani dan menjadikan dirinya sebagai pelaksana dalam proyek Upland tersebut.
Diketahui, bahwa kelompok tani yang diketuai oleh Jessy Karisoh, dalam pelaksanaan hanya melibatkan beberapa anggota (HOK) dalam pekerjaan tersebut, dengan gaji Rp.125.000/hari.
Secara teknis seluruh kegiatan kelompok tani “Bersinar” dilaksanakan oleh oknum Staf Khusus Bupati Minsel.
“Bukan hanya itu saja, pupuk dan alat penyemprot (tangky spayer) yang diperuntukan untuk kelompok tani dipakai sendiri oleh oknum tersebut, tanpa dibagikan ke anggota kelompok.” Ungkap salah satu anggota kelompok yang tak mau namanya di publis, kepada media ini (red).
Ketua kelompok tani ‘Bersinar’ Jessy Karisoh saat di konfirmasi Minggu (11/02/23), membantah tudingan tersebut. Menurutnya informasi itu tidak benar, dalam pekerjaan tersebut dirinya melibatkan anggota kelompok.
“Proyek Upland tersebut dikerjakan (HOK) anggota kelompok”. Ucap Karisoh.
Sementara itu, Dani W yang merupakan salah satu staf khusus Bupati Minsel, saat di konfirmasi di hari yang sama, juga membantah hal tersebut. Menurutnya, ia hanya mambantu istrinya sebagai ketua kelompok, karena istrinya banyak kesibukan, sambil menjelaskan teknis pekerjaan sampai ke pembayaran HOK.
“Saya hanya mambantu istri saya, karena ketua kelompok banyak kesibukan masalah HOK, dan istri saya bayar sesuai pekerjaan malah di bayar Rp 200.000/HOK,” Jelas Dani.
Dani juga menambahkan bahwa semua pekerjaan Upland di kecamatan Modoinding dengan anggaran 20 an milyar itu tidak jelas. (Onal Mamoto)















