Ilustrasi
Minsel– Lima proyek renovasi sekolah pada SD dan SMP di Kabupaten Minahasa Selatan yang di kerjakan tahun 2021, di duga bermasalah. Hal itu di katakan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan (Minsel), Aldy SvH, SH, MH, Senin (04/07/2022).
Dijelaskannya, proyek yang bermasalah tersebut menelan anggaran miliaran rupiah yang di kerjakan oleh pihak ke tiga.
“Proyek renovasi sekolah baik SD dan SMP yang sementara kami seriusi ada dua di Kecamatan Amurang, dua di Kecamatan Tumpaan dan satu di Kecamatan Tatapaan,” kata Aldy.
Saat ini menurut Aldy pihaknya sementara melakukan pengumpulan data (bahan keterangan/baket) dan telah melayangkan surat pemanggilan ke beberapa pihak yang terlibat di pekerjaan itu, untuk diminta keterangan.
- GMIM Moria Kolongan Rayakan HUT ke-174 dengan Ibadah Syukur, Kejuaraan Moriko Cup 2026 Sukses Digelar
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
“Jika tim saat mengumpulkan baket menemukan ada unsur kesengajaan yang merugikan keuangan negara, akan kami lakukan pendalaman. Jika telah cukup bukti akan segera diproses ke tingkat selanjutnya,” ujar Aldy. (*QQ)






