Manado – Bantuan terhadap korban banjir di Kota Manado terus berdatangan dari berbagai kalangan, sejak terjadinya bencana alam Jumat, 27 Januari 2023 lalu, bantuan kembali datang dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Bantuan kali ini dibawa langsung Penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit MM,kepada warga korban banjir di Kelurahan Bailang lingk. 3 dan di kelurahan Molas (Cempaka) Lingkungan 5 Kecamatan Bunaken, serta Komo Luar lingkungan 3 kecamatan Wenang. Dan bantuan ini diterima secara simbolis oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang. Rabu (01/02/2023).
Pada kesempatan itu Bupati Limi menyampaikan keprihatinannya atas bencana alam yang menimpa Kota Manado. Atas dasar kemanusiaan ini Pemkab Bolmong memberikan bantuan berupa bahan logistik seperti bahan makanan, minuman, pakaian dan bahan pokok lainnya.
Bupati Limi berharap semoga keadaan dapat segera pulih dan para masyarakat yang terdampak dapat beraktifitas seperti biasa kembali. “Semoga bencana ini cepat berlalu dan korban dari bencana ini dapat segera pulih dan beraktifitas kembali, serta diberikan kekuatan dan semangat baru untuk Sulut hebat ke depan,”Ujar Bupati Limi.
Selain itu, Bupati Limi mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota yang telah menerima rombangan Pemkab Bolmong dan petugas yang sudah ditempatkan lima hari lalu untuk mendahului.
Di tempat yang sama Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bolmong Ir. Limi Mokodompit,MM dan jajaran yang telah memberikan bantuan.
“Ini sebagai bentuk gotong royong dan solidaritas sesama warga Sulut, disaat Kota Manado terkena bencana, Pemkab Bolmong turun memberikan bantuan,” Ujar Wakil Wali Kota.
Informasi dari Kadis Sosial Bolmong Erny Mokoginta menyebutkan bantuan yang diserahkan berupa 3 ribu ton beras, selimut, mie instan, air mineral, selimut, tikar hingga tas sekolah.
“Sejak Sabtu lalu tim bantuan Bencana dari Pemkab Bolmong yang berjumlah 50 orang telah membuat posko, termasuk ada posko kesehatan untuk memeriksa jika ada korban yang sakit, dan hingga saat ini masih di lokasi bencana termasuk membantu dalam membersihkan hingga memperbaiki rumah yang rusak,” terang Kadis Erny. (*/Onal)


















