Morut,-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, mendukung pengembangan e-sport Morut dengan digelarnya kompetisi Delis-Djira Champions Mobile Legends yang diselenggarakan di Magasi Cafe, Agustus-September 2024.
Kepedulian Pemerintahan Delis – Djira terhadap perkembangan e-sport Morut lewat kompetisi ini, tidak tanggung-tanggung dengan menyediakan hadiah puluhan juta rupiah.
Wakil Bupati (Wabup) Morut, H Djira K SPd MPd, dalam sambutannya, Jumat (02/08/2024) malam, sangat mengapresiasi digelarnya Tournament Mobile Legend yang diselenggarakan di cafe Magasi ini.
Wabup Djira, mengatakan, potensi anak muda Morut sangat luar biasa. Anak muda harus bisa mengambil peran, khususnya dalam perkembangan teknologi informasi, apalagi saat ini dengan era Society 5.0, banyak hal yang bisa dilakukan hanya dengan melalui smart phone.
Ia menegaskan, agar para anak muda Morut yang melek teknologi, untuk dapat mengambil peran penting dalam upaya mewujudkan masyarakat Morut yang lebih baik.
“Sekecil apapun peran kita, yang terpenting telah berkontribusi nyata bagi kemajuan bumi tepo asa aroa tercinta, ” tegas mantan Kadisdikbud Morut itu.
Sementara itu, salah satu Panpel Kegiatan, Yusril, menjelaskan, kepedulian Pemerintahan Delis-Djira terhadap e-sport tidak sampai di situ saja, melalui tim pelaksana bakal merencanakan pembuatan wadah bagi para pecinta e-sport yang ada.
“Bagi kami Bupati Delis sangat luar biasa dalam mensupport kegiatan ini. Dia tidak tanggung-tanggung, kami sangat bersyukur lewat event ini bisa menjadi angin segar bagi para pecinta e-sport,” jelas Yusril.
Yusril, mengatakan, e-sport merupakan cabang olahraga baru yang sangat diminati anak muda saat ini.
“Olehnya wajar jika ini juga menjadi perhatian Pak Bupati Delis,” kata Yusril.
E-sport juga menjadi wadah akselerasi baru terhadap potensi anak muda, sebab banyak anak muda yang sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat e-sport.
Bahkan, kata dia, para atlet e-sport memiliki jaminan finansial yang cukup besar, sehingga tidak sedikit anak muda memperoleh pendapatan sendiri dari kompetisi e-sport.
Berdasarkan laporan tim pelaksana, anak-anak muda morut sangat antusias mendaftarkan dirinya pada kompetisi Delis-Djira Champions.
Ucil, sapaan akrabnya, kembali mengatakan, kuota pendaftaran membludak sehingga beberapa tim harus digugurkan, karena tidak memenuhi persyaratan.
“Yang mendaftar cukup banyak, bahkan melebihi kuota. Kami mohon maaf kepada tim yang tidak diloloskan. Ke depan kita akan perbanyak kuota pendaftarnya,” kata Ucil. (Ryo/CD/NAL)









