Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute
Jakarta – Debat kedua ajang pembuktian komitmen bukan janji. Diantara kedua paslon baik Jokowi dan Prabowo harus pertegas komitmen mereka. Didebat pertama, publik tak mendapatkan tontonan berkualitas.
Barangkali debat kedua ini, saya yakin atmosfer akan berubah. Kendati debat awal terlalu formatif dan one man show diharapkan pada debat kali ini lebih all out.
“Saya berharap keduanya lebih garang dan sangar lagi dalam pemaparan secara konseptual,” ujar Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute, saat di hubungi Redaksi Sulut.com, Sabtu (16/02/2019).
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Kiranya 5 isu yang dibahas baik pangan, SDA, infrastruktur, Energi punya content (isi), value (nilai), quality (kwalitas), benefit (manfaat), dan goal setting (sasaran). Paling tidak mereka harus paham apa kebutuhan (needs) publik saat ini bukan sekadar keinginan (wants) atau isu jual kecap.
“Sebetulnya, mengungkapkan kelemahan dalam debat tak masalah tapi sesuai koridor yang berlaku. Jangan main hantam kromo tanpa solusi,” ucap Jerry Massie. (*)
Sumber : Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute






