Jakarta- Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib, S.E.,M.M, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI) di East Java Ballroom Hotel Westin, Kuningan, Jakarta Selatan. Senin (29/05/2023).
Rakornas yang mengangkat tema “Sinergisitas Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Politik, Hukum, dan Keamanan Untuk Menyukseskan Pemilu 2024” dipimpin langsung oleh Menko Polhukam RI Prof. Dr. Moh. Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P., yang turut dihadiri Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., para Kepala Staf Angkatan, Sekjen Kemhan RI, Wagub Lemhannas RI, para Pangkotama TNI, Kapolda, Pangdam, Danrem, Danlantamal, dan Danlanud.
Pada kesempatan ini, Menko Polhukam RI menjelaskan posisi TNI Polri yang memiliki peranan penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) yaitu dengan menerapkan politik hukum atau legal policy guna mencapai tujuan negara yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun kesejahteraan umum, dan menjaga ketertiban dunia.
Selanjutnya penekanan mengenai sinergitas dan netralitas, menurut Menko Polhukam RI sebagai dua aspek penting yang harus diusung oleh TNI Polri dalam mengawal penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
- Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tetap Positif Tumbuh Impresif 5,54 Persen,Lampaui Target Nasional
- Ketua Umum HMI Cabang Boalemo Kecam Terkait Dugaan Tindakan Represif Aparat Kepolisian terhadap Kader HMI
- 50 Persen Bidang Tanah di Sulteng Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
“Sinergitas adalah kebersatuan dan tidak terpisah-pisah, dimana satu dengan lainnya saling melengkapi bukan hanya antara TNI Polri saja tetapi juga lembaga-lembaga pemerintah lainnya yang menjaga jalannya Pemilu secara demokratis,” ujarnya.
Selain itu netralitas harus terus diusung TNI Polri dalam mengawal Pemilu 2024 dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pemilu, karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. (*/Mal)






