Daniel Komenaung Pangkas Target Enam Bulan Jadi Tiga Bulan, Keamanan Minut Digenjot

oleh -147 Dilihat
oleh

Minut-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Minahasa Utara, Daniel Komenaung, memilih mempercepat target penguatan keamanan dan ketertiban daerah dari enam bulan menjadi hanya tiga bulan.

Target itu merupakan respons Daniel atas tantangan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, saat berkunjung ke Minahasa Utara beberapa waktu lalu.

Daniel tidak menjadikan tantangan tersebut sekadar sebagai upaya mengejar peluang kenaikan pangkat luar biasa. Ia justru menjadikannya sebagai momentum untuk membuktikan kinerja Satpol PP dalam memperkuat keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kalau berbicara challenge ini, yang pasti kita bersyukur karena tidak semua orang diberikan kesempatan yang sama,” kata Daniel kepada redaksisulut.com, Kamis (1/10/2026).

Menurut Daniel, pekerjaan tersebut memiliki modal awal yang cukup kuat. Sistem keamanan lingkungan atau siskamling telah berjalan di desa dan kelurahan di Minahasa Utara.

Bahkan, program tersebut telah menjadi bagian dari pengalamannya ketika masih menjabat sebagai Camat Kema.

Kini setelah dipercaya memimpin Satpol PP, Daniel ingin memastikan sistem tersebut tidak berhenti sebagai program di tingkat lingkungan, tetapi diperkuat melalui patroli dan koordinasi lintas pemerintahan.

Satpol PP akan membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan untuk memastikan keamanan lingkungan berjalan secara aktif.

“Berarti kan di sini kita akan melihat perbandingan. Perbandingan di sini sebelum dilaksanakan siskamling dan sesudah dilaksanakan siskamling,” ujarnya.

Bagi Daniel, keberhasilan program tersebut harus dapat diukur melalui kondisi nyata di lapangan.

Salah satu indikatornya adalah perubahan gangguan keamanan, termasuk pencurian serta berbagai persoalan ketenteraman dan ketertiban umum lainnya.

Ia menyebut siskamling telah diterapkan di 131 desa dan kelurahan di Minahasa Utara.

“Kita sudah melaksanakan siskamling di tiap desa yang ada di Kabupaten Minahasa Utara. Ada 131 desa kelurahan kita sudah melaksanakan siskamling,” katanya.

Untuk memperkuat sistem yang sudah berjalan, Satpol PP membentuk tim patroli yang akan bergerak bersama pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.

Patroli tersebut tidak hanya berorientasi pada penertiban. Tim juga diarahkan membantu memastikan sistem keamanan lingkungan berjalan dan koordinasi antarpemerintahan semakin kuat.

“Kita akan membantu pemerintah desa, pemerintah kecamatan untuk melaksanakan patroli. Sehingga benar-benar terjadi kolaborasi di dalam pelaksanaan tugas antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pemerintah kelurahan dengan Satuan Polisi Pamong Praja,” tandasnya.

Percepatan target menjadi tiga bulan menunjukkan Daniel memilih menjawab tantangan tersebut melalui kerja lapangan.

Bagi mantan Camat Kema itu, ukuran pengabdian bukan sekadar penghargaan atas jabatan, tetapi kemampuan memastikan tugas pemerintahan memberikan dampak nyata terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat Minahasa Utara. (T3)

No More Posts Available.

No more pages to load.