Pohuwato-Sesuai dengan surat keputusan bersama tiga menteri terkait libur nasional dan cuti bersama, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga disela kegiatan tonggeyamo penentuan 1 Syawal 1444 Hijriah di rumah jabatan, Kamis, (20/4/2023), menegaskan bahwa Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI terkait hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2023 kiranya menjadi perhatian serius jajaran aparatur pemerintah daerah kabupaten Pohuwato dalam arti tidak menambah hari libur.
Selanjutnya Bupati Saipul juga berharap kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, karena saat ini kita sudah masuk pada cuti bersama libur Idul Fitri, agar tetap memantau situasi dan kondisi masyarakat.
“Kapan kita dibutuhkan maka siap sedia mengatasi masalah di lapangan, termasuk kepada tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas pelayanan kesehatan tetap bekerja sesuai standar kerja yang berlaku”,tegas bupati.
Disisi lain, Bupati Saipul juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota tim safari ramadhan 1444 Hijiriah tingkat Kabupaten Pohuwato teristimewa kepada jajaran forkopimda, pimpinan OPD, para camat dan kepala desa atas sukses dan lancarnya pelaksanaan safari ramadan tahun ini.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Demikian pula kepada para mubalig, para imam, pegawai syar’i dan pemangku adat atas dukungannya selama sebulan penuh pada pelaksanaan ibadah di masing-masing masjid, semoga amal ibadah kita beroleh pahala dari Allah SWT.
Pada momen ini, marilah sama-sama kita bermohon doa, insyaallah diberikan kesehatan dan diberikan umur panjang untuk bisa bertemu kembali dengan ramadan yang akan datang.
Semoga amal ibadah ramadan yang baru saja kita laksanakan akan memberikan dampak yang baik serta dapat dimaknai pesan-pasan yang tersirat di dalamnya terutama dalam meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan sosial kita kepada orang lain di lingkungan sekitar kita, mengajarkan rasa sabar dan disiplin yang tinggi dalam semua aktivitas.
“Dengan demikian ramadhan bukan hanya sekedar ibadah rutin setiap tahun kita laksanakan, tetapi lebih dari pada itu ramadhan hendaklah menjadi momentum yang menggembleng kita menjadi manusia yang terbaik yang bertaqwa kepada Allah SWT”pungkasnya.(Has/*)







