Sulut – Cap tikus itu dibeli dari UMKM Tareran oleh Satgas Covid Sulut dengan kadar alkohol 50 %, dan akan di olah menjadi handsanitizer dan penyemprotan disinfektan yang nantinya akan didistribusikan ke masyarakat, dan ini merupakan produk yang luar biasa.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Steven kandouw, Rabu (18/03/2020).
Menurut Wagub Kandouw, saat ini untuk mencari handsanitizer sudah sulit di temukan bahkan sudah menjadi barang langkah di pasaran, sehingga melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulut akan mengolah Miuman Cap tikus menjadi handsanitizer.
“Saya harap kabupaten kota lain bisa mengikutinya sebagai solusi kelangkaan cairan,” ujar Wagub Kandouw,Sembari mengatakan Pemprov dalam penanggulangan Covid-19 menggunakan kearifan lokal. (JM)
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan






