Minsel – Merebaknya klaster Covid-19,disinyalir terjadi karena rendahnya kesadaran baik pengujung dan pengelola cafe dan restoran dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selain itu, pengawasan terhadap ruang publik tersebut dari pemerintah daerah terkait juga terbilang rendah.
Penularan virus corona kian meluas ke pelbagai ruang publik. Terkini, sejumlah klaster baru Covid-19 bermunculan di tempat cafe atau restoran di pelbagai wilayah.
Sama halnya dengan cafe “Zero One ” (ZO) yang berada di ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di desa Tumpaan satu Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Diduga tidak menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak sesuai anjuran pemerintah.
” Tempat itu sudah tidak mentaati aturan protokol kesehatan seperti di anjurkan oleh pemerintah. Sehingga ini bisa menyebabkan penyebaran klaster baru covid 19.” Ujar salah satu pengunjung cafe yang tak mau namanya di sebut (red), Rabu (09/06/2021).
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Pemerintah sendiri di setiap kesempatan sering memberikan sosialisasi dan mengajak para pemilik usaha untuk dapat menerapkan protokol kesehatan ditempat usaha dan menyampaikan kepada pengunjung untuk bersama sama mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker saat beraktifitas, menjaga jarak fisik antar pengunjung dan sering sering mencuci tangan dengan sabun.
Sementara itu,para kalangan pengusaha mengatakan, apabila ditemukan kasus Covid-19 di rumah cafe atau restoran maka kondisinya akan semakin berat bagi keberlangsungan usaha mereka. Pasalnya, pendapatan mereka di masa kenormalan baru (new normal) belum pulih secara signifikan. (QQ)





