Tahuna-Bupati Kabupaten kepulauan Sangihe, Michael Thungari SE,MM Meskipun sedang mengikuti pembekalan di Akmil Magelang, tetap memantau kondisi daerah yang dipimpinnya. Terpantau beberapa hari ini sedang dilanda cuaca ekstrim.
Thungari langsung mengambil langkah guna pencegahan dini bencana dengan menginstruksikan Badan Penaggulangan Bencana Daerah, untuk melakukan pemantauan pada situasi dan kondisi Kabupaten Sangihe.
“Kami sebagai pimpinan di Sangihe akan terus memantau meski kami berada di luar daerah dan saya telah memerintahkan Kepala BPBD untuk terus memantau kondisi terkini dan melaporkan kepada kami agar ada langkah antisipasi sekaligus penanganan yang cepat, “tegas Thungari.
Thungari juga menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai serta pegunungan yang rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
“Terlebih masyarakat yang tinggal dibantaran sungai dan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk terus waspada, jika dimungkinkan segera mengungsi ketempat aman atau kerumah keluarga menunggu hingga cuaca membaik.” ujarnya
Untuk sementara laporan dari Kepala BPBD Sangihe, akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi, beberapa Kecamatan dan sejumlah desa tergenang banjir seperti di kampung Laine, Likuang, kelurahan Tona 1 dan Tona 2, serta longsor di ruas jalan Tahuna-Tabut, Kelurahan Batulewehe, dan Kelurahan Soataloara 2. (*)







