Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga melakukan peresmian lapangan dan pembukaan turnamen mini soccer KKN UNG dan Karang Taruna Desa Buntulia Selatan Kecamatan Duhiadaa tahun 2022 yang berlangsung di lapangan buntulia selatan, Minggu, (06/11/2022).
Mengawali sambutan, Bupati Saipul Mbuinga mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN kerjasama dengan karang taruna (KT) buntulia selatan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa yang telah mengambil bagian dalam rangka untuk memupuk bakat persepakbolaan yang ada di daerah khususnya di kecamatan duhiadaa.
Dikatakan bupati, sekarang ini kita semua masih sangat trauma dengan kejadian di Malang, Jawa Timur, tapi animo dan keinginan dari masyarakat terkait dengan persepakbolaan tidak bisa di tahan. Untuk itu atas nama pemeritah daerah berharap agar kegiatan yang diikuti 8 club dapat dijaga dengan baik agar apa yang terjadi di Kanjuruhan, Malang tidak terjadi di daerah kita tercinta.
“Sekali lagi support yang bersar atau kegiatan ini. Juga dengan diresmikan dan dibukanya kegiatan ini maka lapangan buntulia selatan sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sepak bola seperti yang ada saat ini. Mari jaga persatuan, sportivitas, karena kita semua untuk mencari bakat persepkbolaan di kabupaten pohuwato pada umumnya”,pungkas Bupati Saipul Mbuinga.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Sementara itu Ketua Askab Pohuwato, Nasir Giasi mengaku salut dengan kegiatan sepak bola di seluruh kecamatan umumnya. Pun demikian mengaku masih berduka atas kejadian di Kanjuruhan, Malang. Tapi animo sepak bola di pohuwato sangat tinggi, sehingga diharapkan kepada pemain untuk memperlihatkan permainan yang baik, dan tidak menginginkan tragedi seperti di daerah lain terjadi di pohuwato.
Diakui pula banyak kegiatan sepak bola di setiap kecamatan. “ini sangat bagus, sepak bola kita jangan tertuju pada usia dewasa nanti ada bupati cup baru kita cari satu-satu pemain. Kita didik dari usia 15 (U-15), U-17, bahkan ada yang latihan di polres U-9 dan U-10 SSB Panua”,jelasnya.
Menurut Nasir Giasi, Seumur buntulia selatan nanti ini ada lapangan, insyaallah tidak bermasalah. Juga sebagai Ketua Askab kami support ini, dengan turnamen ini juga akan memberikan kontribusi, mengkader pemain-pemain yang akan main di iven-iven berikutnya”,tandas Nasir Giasi. (*/Has)








