Minahasa – Bupati Minahasa Dr. Ir Royke Oktavian Roring, M.si ,IPU. Asean Eng mengikuti Pembukaan Konsultasi Nasional (KONAS) XV, Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja SE – Indonesia (FK PKB-PGI). di GMIT Center Kota Kupang NTT,Kamis (20/10/2022).
Acara kegiatan dibuka dengan Ibadah Oleh Ketua MS GMIT, Pdt DR Mery L. Y. Kolimon, dan Konsultasi Nasional yang akan berlangsung mulai tanggal 20-23 Oktober 2022 dan dibuka Gubernur Nusa Tenggara Timur Victor Laiskodat.
Bupati Minahasa usai ikuti kegiatan kepada wartawan menyampaikan Komisi PKB Sinode se-Indonesi ini, akan lebih mempererat hubungan Pria Kaum Bapa dalam berbagai hal terlebih dalam hal pelayanan yang intinya untuk memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus.
“ Melalui rapat koordinasi nasional ini diharapkan akan melahirkan rekomendasi rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan Gereja maupun Bangsa, dan semoga kegiatan ini akan berjalan baik, aman dan sukses,” Ucapnya.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung menyampaikan mengharapkan Pria Kaum Bapak untuk dapat memberikan perhatian khusus bagi pola asuh anak dalam keluarga, menjadi teladan, dan menjauhi kekerasan dalam rumah tangga.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE sebagai Ketua FK PKB-PGI pun mengapresiasi kepada unsur panitia atas diselenggarakannya kegiatan ini.
“Kepada bapak-bapak diharapkannya untuk semakin memahami perannya sebagai imam dalam keluarga, dan menerapkan program 18-21 yaitu mematikan HP dari jam 6 sore sampai jam 9 malam untuk memberikan ruang dan waktu untuk keluarga. Harapan juga, Konas selanjutnya semakin banyak peserta PKB dari Sinode Sinode yang ada di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Diketahui, turut hadir sebagai narasumber, Menteri Hukum dan HAM Prof Yasonna H Laoly bersama Dirut BNI Royke Tumilaar. (Ronny).





