Minut-Musibah Banjir Bandang yang menimpa Desa Klabat, Kecamatan Dimembe segera mendapat respon Bupati Minahasa Utara Joune Ganda. Sabtu (18/3/2023).
Selang beberapa jam usai kejadian, Bupati langsung turun lapangan meninjau lokasi terdampak banjir bandang tersebut.
Kunjungan orang nomor satu di Minahasa Utara itu membawa bantuan berupa makanan, bahan pangan, serta kebutuhan lainnya yang diperlukan para korban yang terkena bencana.
Banjir bandang di Desa Klabat terjadi akibat hujan deras yang mengguyur perkampungan itu, ada sekitar 24 jiwa dari 9 keluarga yang terdampak musibah ini.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara

Adapun para petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut, bersama warga, aparat TNI dan Polri, gerak cepat membersihkan puing-puing banjir yang menutup akses jalan Desa Klabat menuju Kota Bitung.
“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk membuka akses jalan karena jalan ini merupakan jalan provinsi yang mengakses Kabupaten Minut dan Kota Bitung,” ujar Bupati JG setelah berkeliling melihat lokasi bencana.
Kepada warga setempat Bupati mengimbau agar tetap waspada, serta berdoa, juga berusaha untuk bisa terhindar dari bencana.
Sementara itu, Kepala BPBD Minut Theodore Lumingkewas menjelaskan, terdapat sekitar 5 rumah warga yang tergenang lumpur dan puing-puing banjir sehingga mengalami kerusakan sedang dan 4 rumah warga mengalami rusak ringan.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dan seluruh masyarakat terdampak sudah dievakuasi ke rumah kerabat yang lain,” kata Lumingkewas. (***/T3)







