Morut-Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir telah melanda beberapa Desa di Kabupaten Morowali Utara.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara, ada dua Kecamatan yang mengalami dampak banjir yang cukup besar, yaitu Kecamatan Petasia Barat dan Petasia Timur.
Ada tujuh Desa yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 45-150 cm.
Akibatnya, beberapa warga harus dievakuasi ke tempat pengungsian, terutama di Desa Bunta dan Tompira.
- Tim Futsal Setwan Sulut Pastikan Lolos Ke Babak Gugur : Sapu Bersih Kemenangan Di Penyisihan Group
- Rinny Silangen-Tamuntuan : Keberhasilan Suami Tak Lepas Peran dan Dukungan dari Seorang Istri
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
Bupati Morowali Utara, yang didampingi Ketua TP PKK Morut, telah mengunjungi seluruh lokasi yang terdampak banjir.
​Pada hari Sabtu (8/4/2023), Bupati mengunjungi lokasi pengungsian yang ada di Desa Bunta dan Tompira, serta warga di Desa Moleono, Sampalowo, dan Onepute.
Sehari sebelumnya, Bupati telah mengunjungi dan memantau masyarakat korban banjir di Desa Togo dan Ululaa. Selama kunjungannya, Bupati juga menyalurkan bantuan berupa sembako beras, mie instan, air mineral, selimut, dan makanan bayi di semua Desa terdampak.
Melalui tindakan tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban banjir dan memastikan bahwa mereka mendapatkan bantuan yang diperlukan. (*/John)







