Morut – Ribuan warga lokal di Kecamatan Petasia Timur dan sekitarnya mendapatkan kesempatan mengikuti Job Fair yang dilaksanakan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Desa-desa. Hal tersebut merupakan komitmen perusahaan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah ( Pemda) Morut, untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, mengatakan, kehadiran Human Resource Development (HRD) PT GNI langsung melakukan tes wawancara di sejumlah Desa lingkar industri di Kecamatan Petasia Timur, merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemda mengurangi pengangguran dengan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
“PT GNI merupakan Perusahaan yang pertama di Kabupaten Morut, yang melakukan perekrutan karyawan secara langsung di Desa-desa. Kita mengapresiasi ketika seperti GNI membuka peluang untuk memprioritaskan anak-anak daerah untuk bisa mendapatkan pekerjaan,” ujar Bupati Delis, kepada media ini Sabtu (8/04/2023).
Menurutnya, langkah jemput bola di Desa yang dilakukan PT GNI sangat positif dan harus di maksimalkan oleh putra-putri daerah Morut.
” Semoga mereka diberikan peluang yang lebih besar dari Perusahaan untuk bekerja di PT GNI, saya pikir Job Fair ini sangat baik untuk mengoptimalkan serapan anak daerah untuk bisa bekerja di Perusahaan,” katanya.
Bupati Delis, mengharapkan, PT GNI tidak hanya melaksanakan Job Fair di Desa lingkar industri, tetapi kegiatan yang sama harus dilaksanakan juga di sejumlah Kecamatan yang ada di Morut, demi maksimalnya keterlibatan warga lokal menjadi tenaga kerja di perusahaan.
“Tidak hanya di Desa sekitar industri, tetapi di Desa Kecamatan lain di luar lingkar industri PT GNI di Morut,” pintanya.
Sementara itu, PT GNI kembali menggelar Job Fair di Desa Solonsa Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali, Sabtu (8/04/2023). Solonsa merupakan Desa lingkar industri yang berada di luar Kabupaten Morut.
Kades Solonsa, Sadam menyampaikan, apresiasinya terhadap PT GNI yang melakukan perekrutan langsung di Desanya. Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi pengangguran yang ada di Desanya.
“Kalau Perusahaan yang melakukan seperti ini baru GNI, alhamdulilah GNI yang pertama melakukan perekrutan di Desa. sekitar 300 orang warga yang ikut dan sudah banyak yang bekerja di PT GNI,” tandasnya. (Rls/NAL)











