Morut-Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara (Morut) kembali menggelar kegiatan Bupati Berkantor di Desa (Buka Desa) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di bumi tepo asa aroa tercinta.
Buka Desa perdana di tahun 2024 ini, dilaksanakan di Desa Mayumba Kecamatan Mori Utara, belum lama ini.
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, bersama Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, serta sejumlah Pimpinan OPD OPD dijajaran Pemda Morut, menghadiri kegiatan yang berlangsung seharian penuh.
Bahkan, beberapa instansi berkaitan dengan pelayanan publik, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Morut, sudah melakukan pelayanan sejak sehari sebelumnya.
- Lomba Bridge P/KB HAPSA 2026 di GMIM Paulus TWM Sukses Digelar, Wilayah Malalayang Champion Serie A dan Wilayah Manado Titiwungen Juara Serie B
- Hadir Pada Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekwan Silangen Lakukan Penanaman Manggrove
- TIFF 2026 Jadi Etalase Florikultura Dunia, Tomohon Siapkan Peluang Investasi Global
Dalam arahannya di sela-sela Buka Desa di Balai Desa Mayumba, Bupati Delis, memaparkan berbagai program inovasi yang dilakukan Pemda untuk membantu masyarakat.
Program yang disebutnya sebagai inovasi pro-rakyat, diberikan kepada masyarakat sejak lahir hingga meninggal dunia, dan semua itu dilakukan tanpa memungut biaya sedikit pun alias gratis.
“Ini semua dilakukan sebagai bentuk perhatian dan pengabdian kami kepada seluruh masyarakat, ” ujar Bupati Delis.
Berbagai inovasi itu di antaranya program Sabit (Satu Lahir, Lima Terbit). Seorang anak yang baru lahir langsung menerima lima dokumen kependudukan, yakni Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Surat Jaminan Pelayanan Kesehatan.
Selain itu, sekolah dari SD sampai SMP semuanya gratis. Uang komite sekolah ditanggung Pemda Morut. Tak ada lagi pungutan untuk para murid. Sedangkan untuk SMA atau sederajat merupakan kewenangan provinsi.
Selanjutnya, semua mahasiswa dari Morut diberi beasiswa sebesar Rp 3 juta. Sedangkan bagi yang tidak kuliah Pemda melalui Dinas Tenaga Kerja membuka pelatihan (kursus) sebagai bekal untuk melamar kerja. (MCDD/NAL)






