Tomohon – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, Minggu 13 Oktober 2019, sekitar pukul 14.00 WITA, mengamankan tiga lelaki yang diduga melakukan keributan di salah satu tempat kost yang berada di Lingkungan VI, Kelurahan Walian I, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon.
Ketiga lelaki tersebut masing-masing berinisial, FSB alias Far (32), warga Desa Pondang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), DS alias Don (25), warga Desa Kroit, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minsel dan HT alias Har (23), warga Luwuk Banggai Sulawesi Tengah.
Hal itu terjadi berawal dari tidak diterimanya teguran dari teman, saat oknum FSB yang sementara mengkonsumsi minuman keras (Miras) bersama HT di salah satu kamar kos, Tiba-tiba FSB keluar kamar dan bercanda dengan DS yang sementara duduk bermain handphone. Kemudian DS menegur FSB “kalau sudah minum jangan rese”.
Merasa tersinggung, FSB merebut handphone yang tengah digenggam DS. Tak terima perbuatan tersebut, DS berusaha memukul FSB. Perkelahian keduanya pun tak dapat dihindari, Merasa sudah kalah oknum FSB berusaha mengambil senjata tajam (pisau) dari kamar namun dihadang sang istri.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Pada saat yang sama datang lelaki Har yang juga disinyalir sudah dipengaruhi miras. Dirinya mencoba melerai, namun dengan cara membuat keributan, yakni berteriak-teriak di lokasi kejadian.
“Para pelaku keributan dan perkelahian ini telah diamankan dan dibawa ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut,” Ujar Bripka Yanny Watung.
Sementara, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait melalui Kapolsek Tomohon Selatan Iptu Widodo membenarkan kejadian tersebut dan ketiga pelaku sudah di amankan. (*/Oma)






