Sulut-Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar sosialisasi kegiatan Penguatan Program Pembangunan Keluarga Khususnya Generasi Berencana bersama Mitra Kerja, bertempat The Sentra Hotel, Jumat (20/10/2023).
Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg, dan di hadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara Brigjen. Pol. Pitra Ratulangi, SIK, MM, serta Ketua Pokja Pembangunan Keluarga serta Koordinator Bidang P2M Drs. Sam Repi.
Dalam Sambutannya Kaper BKKBN Sulut mengatakan pentingnya program ini dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja yang diarahkan untuk mencapai remaja yang berketahanan sehingga mampu melewati lima transisi kehidupan remaja, mempraktikkan hidup bersih dan sehat, melanjutkan pendidikan, memulai berkarir, menjadi anggota masyarakat yang baik, serta membangun keluarga yang berkualitas.
“Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk memfasilitasi Forum GenRe Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh remaja perwakilan beberapa sekolah yang ada di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara dalam upaya penguatan karakter remaja dan penyiapan kehidupan berkeluarga untuk nantinya bisa menghasilkan remaja yang berketahanan dan berkualitas.”Jelas Tandaju.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Dalam kegiatan ini juga sekaligus dilakukan launching website genresulut.id yang merupakan media informatif berbasis digital yang berisi berbagai fitur menarik terkait PIK R,BKR,bank materi remaja dan stunting,tes kesehatan mental,GenRe News, dokumentasi kegiatan, Jurnal/Artikel dan bank data yang bisa diakses oleh semua remaja,orang tua, fasilitator, stakeholder terkait dan masyarakat untuk nantinya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan terutama dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Provinsi Sulut. (*/J.Mo)






