Minsel-Memiriskan ! Kegiatan yang seharusnya memiliki makna mendidik akhirnya jadi cibiran orang, gegara adanya pesta musik “dugem” ala cafe/bar di Ruang Terbuka Publik (RTP) Selasa (24/09/2024).
Berawal dari penyerahan hadiah (medali) bagi atlit-atlik yang mendapatkan juara dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA),akhirnya berubah jadi pesta musik “dugem” dengan lampu seadanya dan penerangan tidak memenuhi standar dalam satu kegiatan yang menghadirkan banyak orang.
Lebih disayangkan lagi kegiatan tersebut 90 persen melibatkan anak-anak remaja berstatus sekolah yang seharusnya diberikan edukasi positif yang mendidik, malah panitia dalam hal ini Kadispora Minsel mengclosing kegiatan dengan pesta musik yang menghadirkan artis lokal dari Manado.
Anak-anak remaja tumpah ruah di depan panggung utama dan saling berdesakan ikut bergoyang ala Repper dan disco, kendati tempat sudah tidak memadai dan tidak diberi pembatas.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Pentauan wartawan media ini di lokasi kegiatan tidak memiliki penerangan yang memadai serta sistim keamanan sesuai standart kegiatan yang menghadirkan ribuan orang.
Salah satu tokoh masyarakat warga Amurang yang tidak mau namanya di tulis (red) mengatakan bahwa kegiatan dengan yang diakhiri dengan pesta musik disco sangat tidak mendidik dan sangat besar dampak negatifnya apalagi sampai larut malam.
“Kepala Dispora harusnya mengisi kegiatan ini dengan kegiatan positif seperti tarian maengket atau musik daerah yang budgetnya kecil tapi mendidik” Ujarnya.
Sementara Kadis Pemuda dan Olahraga Minsel Dr. Fitber S Raco M.Si, saat di konfirmasi ditempat kegiatan sudah tidak ada saat musik disco sementara berjalan, lebih parah lagi sejumlah panitia sudah meninggalkan lokasi kegiatan, terpantau wartawan media ini yang ada di panggung utama petugas sound sistem. (Onal_m)







